Rekoleksi Putra Putri Altar
Meneladani  Yohanes Pembaptis      

rekoleksi_ppa1.jpg
Dalam rangka persiapan menyambut Natal 2008, Seksi Liturgi Regina Caeli mengadakan Rekoleksi Putra-Putri Altar (PPA) pada hari Sabtu, 13 Desember 2008. Acara yang berlangsung di Aula Keluarga Kudus Nazareth ini dihadiri oleh sekitar 27 PPA dan dibimbing oleh Frater Pramono yang juga sebagai pembina PPA Gereja Regina Caeli. 

Menurut Frater Pramono, rekoleksi ini diadakan untuk mempersiapkan PPA dalam menyambut Natal sehingga para PPA ini dapat menyiapkan diri dengan hati yang bersih dan pelayanan mereka di Altar dapat dilakukan dengan hati yang mantap dan penuh syukur. Arti dari rekoleksi adalah: “mengingat kembali” atau “mengumpulkan kembali”. Dalam kehidupan sehari-hari, peristiwa seringkali berlalu begitu saja, tanpa kita refleksikan. Atau kita tak dapat menemukan makna di baliknya. Rekoleksi juga merupakan saat bagi kita untuk berhenti sejenak dari kegiatan rutin, dan merefleksikan hidup kita untuk menemukan kehendak Tuhan dalam setiap peristiwa hidup. Dalam rekoleksi hendaknya kita menjaga ketenangan, dan membuka hati bagi sapaan Tuhan, agar Roh Tuhan mencerahkan hati kita.    
  
rekoleksi_ppa3.jpg
Dalam rekoleksi tersebut Frater mengajak para PPA meneladani Yohanes Pembaptis, karena Yohanes Pembaptis merupakan utusan Tuhan yang mendahului Yesus, merintis jalan untuk Tuhan, serta mewartakan pertobatan. Yohanes Pembaptis adalah seorang yang rendah hati. Orang banyak datang kepadanya untuk mengaku dosa dan dibaptis, tapi dia mengakui bahwa masih ada yang lebih berkuasa dari dia, yaitu Yesus Kristus. Yohanes adalah seorang yang sederhana; pakaiannya dari bulu unta dan makanannya belalang dan madu hutan (Markus 1:6). Yohanes juga taat kepada kehendak Allah. Dia mempersiapkan kedatangan Tuhan, seperti tertulis dalam kitab nabi Yesaya. Yohanes juga setia atas  tugas-tugas yang dijalankannya. Teladan kesetiaan dari Yohanes Pembaptis harus disadari oleh anggota PPA, khususnya dalam melayani Tuhan di gereja.       

rekoleski_ppa2.jpgRekoleksi ini tidak hanya dilakukan dalam bentuk pengajaran saja, tetapi juga diselingi dengan nyanyian, permainan, dan pemutaran film pendek sebagai bahan refleksi. Ada berbagai komentar yang disampaikan anggota PPA yang hadir dalam rekoleksi. Menurut Alvent, rekoleksi ini sangat bagus karena dapat mengingatkan kita untuk tetap setia menjalankan tugas sebagai Putra Altar. “Buat teman-teman yang lain, mari kita bersama-sama melayani di gereja kita ini sebagai Putra-Putri Altar”. Stefanus Stanley berkata: “Aku baru pertama kali ikut rekoleksi... seru Abiz..!! Apalagi kalau gamenya diperbanyak lagi. Semoga rekoleksi berikutnya makin seru”. Stefani Stella dan Vicky Janita kurang lebih berpendapat sama dengan Stanley yaitu perlu ditambah game, dan waktu rekoleksi juga terasa kurang, meskipun mereka sempat mengalami kebosanan juga ketika mengikuti rekoleksi.

      

Rekoleksi ditutup dengan doa. Setelah doa mereka menyanyikan lagu “Tuhan Yesus”. Rekoleksi PPA ini merupakan sebuah awal untuk mengenalkan para anggota PPA kepada suatu bentuk persiapan batin sebelum merayakan peristiwa besar dalam Gereja, yaitu Natal. Rekoleksi ini juga merupakan salah satu upaya untuk melatih hidup rohani dan menumbuhkan iman di kalangan para anggota PPA. Semoga Tuhan sendiri yang menyentuh hati para anggota PPA, sehingga mereka semakin mencintai Yesus dalam pelayanan mereka sebagai Putra-Putri Altar Regina Caeli. (yan)

 
 

Warta RC Digital

Banner

Visitor Statistics

Today202
YESTERDAY186
WEEK805
Month202
All289932

RC Facebook