Kursus Gitar

Seksi Kepemudaan:

 

Kursus Gitar di Gereja Regina Caeli


Sejak bulan Mei lalu, Seksi Kepemudaan Regina Caeli mengadakan kegiatan bagi kaum muda yang mencintai musik, yaitu dengan kursus atau kelas gitar. Tujuannya adalah untuk memberikan wahana bagi kaum muda Regina Caeli untuk menyalurkan bakat mereka dalam seni musik, khususnya gitar, sekaligus sebagai kegiatan positif bagi kaum muda sambil berkumpul bersama kawan-kawan seiman.


Kegiatan yang diprakarsai oleh Bapak Wisnu dan Romo Tommy ini mendapat sambutan antusias dari beberapa anak muda paroki, bahkan harus  dilangsungkan dalam dua kelas, yaitu kelas remaja (usia 9 – 17 tahun) pada Sabtu, pkl. 09.00 – 10.30 dilanjutkan dengan kelas dewasa pada hari yang sama pkl. 10.30 – 12.00. Bapak Wisnu selaku pengajar di kelas gitar ini sangat senang dengan kesempatan untuk dapat berbagi seni musik gitar ini. Ia berharap, nantinya kaum muda ini dapat tergerak melakukan pelayanan terhadap Tuhan melalui musik dan agar mereka semakin menyenangi musik.


Kegiatan ini bisa diikuti oleh siapa saja, tidak harus mereka yang telah bisa bermain gitar, tetapi juga terbuka bagi mereka yang baru tahap pemula. Dengan begitu, kaum muda yang mau belajar dari tahap awal tidak perlu takut untuk mencoba mengikuti kegiatan ini.


Sepertinya halnya dengan beberapa murid yang telah ikut kegiatan ini, Angeline (9 tahun) misalnya, sama sekali belum pernah bermain gitar, namun setelah dia mencoba mengikutinya ternyata baginya bermain gitar sangat menarik, apalagi karena ia sendiri memang menyenagi musik dan senang bernyanyi.  Begitu pula dengan Andrean (15 tahun). Andrean mengikuti kegiatan ini, karena ia memang menyenangi musik. Ia merasakan dampak yang besar pada dirinya; setelah belajar gitar ia merasa pembawaan dirinya menjadi makin gembira dan rileks. Andrean tergolong cepat dalam mempelajari gitar, karena baru enam kali ikut, dia sudah dapat memainkan sebuah lagu dengan lengkap. Menurutnya, ini disebabkan karena Bapak Wisnu  mengajar dengan sangat sabar dan cara pengajaran yang diberikan sangat mudah ditangkap dan diikuti.


Berbeda dengan Andrean, Erdo Dwiputra (kelas dewasa) sebelumnya telah bisa bermain gitar. Ia sengaja mengikuti kegiatan ini untuk mengasah dan memperdalam kemampuannya. Ia sangat sengang karana mendapat guru yang pintar dan jelas dalam penyampaian materi pengajarannya. Selain itu juga, kegiatan ini dapat menambah teman dan memperluas pergaulan.

Nah, siapa lagi mau bergabung? (Paulina)

 
 

Warta RC Digital

Banner

Visitor Statistics

Today17
YESTERDAY177
WEEK555
Month5363
All288405

RC Facebook