Renungan

Yang  Hilang  Harus  Dicari

 Tawaran kasih kerahiman Allah, Lukas 15:1-10.

Perumpamaan yang indah dikisahkan dalam hubungan dengan perhatian Yesus terhadap orang berdosa. Perhatian Allah bagi orang berdosa ditunjukkan Yesus dengan kisah pencarian domba yang hilang oleh sang gembala, dan dengan pencarian dirham yang hilang oleh seorang ibu rumah tangga. Apa yang ada dalam hati itulah yang diusahakan sampai ketemu kembali.

 

Hati Allah, berhadapan dengan kelemahan, dosa, dan kejahatan manusia, tidak suka menghukum. Dalam pewartaan-Nya, orang berdosa oleh Yesus bukannya dihukum, melainkan dicari. Kalau manusia membedakan sesamanya antara yang harus dijauhi dan yang harus didekati; maka Yesus membedakan manusia antara orang-orang yang harus dicari dan orang-orang yang sudah aman. Orang-orang yang harus dijauhi menurut manusia adalah orang-orang yang harus dicari menurut Yesus. Dalam keseluruhan karya kerasulan Yesus, terlihat dengan jelas usaha-Nya mendekati kelompok masyarakat yang dijauhi oleh sesamanya manusia. Yesus mendekati pelacur, pemungut pajak yang curang, orang sakit, orang kusta, orang kafir, dan sebagainya. Cerita tentang gembala yang mencari domba yang hilang, tentang perempuan yang mengcari dirhamnya yang terselip, ada-lah cerita tentang Allah yang selalu mau mencari manusia yang dijauhi oleh sesamanya.
Allah menunjukkan dalam diri Yesus Kristus dan perhatiannya terhadap pendosa bagaimana kasih dan kerahiman-Nya bisa dirasakan oleh manusia, yakni dalam pergaulan yang pribadi. Allah mau mendidik manusia menemukan kesadaran untuk membangun kembali hidupnya di hadirat Allah Dari kisah ini dua unsur kepedulian bisa dicermati dalam perumpamaan; kepedulian untuk membela domba yang hilang menunjukkan kesediaan menanggung resiko besar bagi diri sendiri; kepedulian seorang ibu rumah tangga membersihkan rumah menunjukkan kepedulian yang menyeluruh. Akibatnya lingkungan menjadi bersih. Semangat menyelamatkan yang diwarnai perjuangan penuh resiko dan pembersihan yang menyeluruh itu menjadi sikap iman kita menghadapi kepentingan bersama. Marilah berdoa: Ya Bapa, Engkau berkenan atas bertobatnya setiap pendosa. Curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, agar kami menyadari dan menyesali dosa-dosa kami, lalu bertobat diha-dapan-Mu. Amin. ( JS ).
 
 

Warta RC Digital

Banner

Visitor Statistics

Today110
YESTERDAY169
WEEK527
Month6612
All289654

RC Facebook